Pernah nggak sih, lagi asyik-asyiknya browsing di HP, eh malah nyasar ke situs web yang nggak jelas, penuh iklan mengganggu, atau bahkan konten yang nggak layak dilihat? Namanya juga internet, isinya seluas samudra, ada yang bermanfaat, ada juga yang bikin pusing kepala kalau salah buka link.
Buat kamu yang sering meminjamkan HP ke anak atau ponakan, atau sekadar ingin menjaga kenyamanan digital sehari-hari, tahu cara memblokir situs di Chrome Android itu skill yang wajib banget dikuasai. Sayangnya, Google Chrome versi mobile di Android nggak punya tombol “Blokir URL” instan seperti versi desktop-nya. Tapi tenang saja, ada beberapa trik jitu dan gampang banget dipraktikkan tanpa bikin ribet!
Yuk, langsung intip beberapa cara paling ampuh buat ngeblokir situs web langsung dari genggaman tanganmu.
1. Memakai Aplikasi Pihak Ketiga (Paling Efektif)
Karena Chrome Android belum menyediakan fitur blokir situs secara manual lewat pengaturan bawaannya, cara paling juara adalah dengan memanfaatkan aplikasi pemblokir situs dari Google Play Store. Salah satu yang paling populer dan terbukti ampuh adalah BlockSite atau aplikasi serupa.
Langkah-langkahnya gampang banget:
- Buka Google Play Store di HP Android kamu, lalu cari dan download aplikasi BlockSite.
- Buka aplikasinya, lalu berikan izin akses (Accessibility permissions) yang diminta agar aplikasi bisa berjalan dengan lancar di latar belakang.
- Ketuk tombol tambah (+) atau ikon plus di dalam aplikasi.
- Masukkan alamat atau link situs web yang ingin kamu blokir dari peramban.
- Simpan pengaturannya. Selesai! Sekarang, kalau kamu atau orang lain mencoba membuka situs tersebut lewat Chrome, otomatis bakal langsung dialihkan ke halaman blokir.
2. Memanfaatkan Fitur SafeSearch Bawaan Google
Selain memblokir situs tertentu, langkah preventif lain yang nggak kalah penting adalah menyaring konten dewasa menggunakan fitur SafeSearch. Fitur ini otomatis menyaring gambar, teks, dan video vulgar dari hasil pencarian Google agar tidak muncul di layar.
Ngomong-ngomong soal pengaturan konten, kadang kita juga perlu tahu cara menonaktifkan safesearch yang terkunci di hp android kalau misal fiturnya malah bikin hasil pencarian penting jadi ikut tersaring atau nggak sengaja terkunci oleh sistem akun keluarga. Dengan mengatur ulang bagian ini, kamu punya kontrol penuh atas apa yang muncul di hasil pencarian.
3. Menggunakan DNS Aman (AdGuard DNS atau Cloudflare)
Kalau kamu nggak mau repot download aplikasi tambahan, mengubah setelan DNS privat di HP Android bisa jadi solusi cerdas. Beberapa penyedia DNS menawarkan opsi pemblokiran konten dewasa secara otomatis di level jaringan.
- Masuk ke menu Pengaturan (Settings) di HP Android kamu.
- Cari menu Koneksi atau Jaringan & Internet, lalu pilih Private DNS (DNS Privat).
- Pilih opsi Nama host penyedia DNS khusus (Private DNS provider hostname).
- Masukkan alamat DNS penyaring konten, misalnya family.cloudflare-dns.com atau milik AdGuard.
- Simpan, dan otomatis situs-situs berbau negatif bakal terblokir di semua peramban, termasuk Google Chrome!
4. Fitur Kontrol Orang Tua (Google Family Link)
Buat kamu para orang tua yang ingin memastikan buah hati aman saat menjelajah internet lewat HP, menggunakan Google Family Link adalah pilihan terbaik. Lewat aplikasi ini, kamu bisa mengatur situs web apa saja yang boleh dan tidak boleh diakses anak melalui akun Google mereka di Chrome Android. Kamu bahkan bisa membatasi waktu layar (screen time) mereka dari jarak jauh dengan praktis.
Kesimpulan
Menjaga lingkungan digital tetap bersih dan aman itu penting banget, apalagi di tengah gempuran informasi internet yang super bebas saat ini. Dengan menerapkan beberapa cara di atas, aktivitas browsing di Chrome Android jadi jauh lebih tenang, bebas dari gangguan situs nggak penting, dan pastinya lebih ramah untuk semua umur.
Yuk, langsung praktikkan sekarang juga dan nikmati pengalaman berselancar di internet yang lebih aman dan nyaman!

Seorang pemuda yang hobi di bidang Gadget. Senang berbagi tips & trik seputar teknologi.